Thursday, December 6, 2012

AL QUR'AN DAN TERJEMAHAN 30 JUZ

Murotal AL QUR'AN dan terjemahan 30 Juz
Al-Qur’an merupakan kitab yang syamil yang mencakup seluruh ajaran Tuhan yang ada pada kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya (Taurat, Injil, dan Zabur) dan lain-lain. Sebagaimana firman Allah dalam surat al-Maidah:48 “Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, Yaitu Kitab-Kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap Kitab-Kitab yang lain itu; Maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang”.

Silahkan Download Al Qur'an dan terjemahan dengan Format Mp3 :

NO
SURAT
DOWNLOAD



1
AL FAATIHAH
KLIK DISINI
2
AL BAQARAH
3
ALI IMRAN 

4
AN NISAA 
5
AL MAAIDAH 

6
AL ANAAM 

7
AL A'RAAF
8
AL ANFAAL 

9
AT TAUBAH 

10
YUNUS 

11
HUUD 

12
YUSUF

13
AR RA'D

14
IBRAHIM

15
AL HIJR

16
AN NAHL

17
AL ISRAA'

18
AL KAHFI

19
MARYAM

20
THAAHAA

21
AL ANBIYAA'

22
AL HAJJ

23
AL MU'MINUUN

24
AN NUUR

25
AL FURQAAN

26
ASY SYU'ARAA'

27
AN NAML

28
AL QASHASH

29
AL ANKABUUT

30
AR RUUM

31
LUQMAN

32
AS SAJDAH
33
AL AHZAB

34
SABA

35
FAATHIR

36
YAASIIN

37
ASH SHAAFFAAT

38
SHAAD

39
AZ ZUMAR

40
AL MU'MIN

41
FUSHSHILAT

42
ASY SYUURA

43
AZ ZUKHRUF

44
AD DUKHAAN
45
AL JAATSIYAH

46
AL AHQAAF

47
MUHAMMAD

48
AL FATH

49
AL HUJURAAT
50
QAAF
51
ADZ DZAARIYAAT
52
ATH THUUR

53
AN NAJM

54
AL QAMAR
55
AR RAHMAAN
56
AL WAQI'AH
57
AL HADIID

58
AL MUJAADILAH
59
AL HASYR
60
AL MUMTAHANAH
61
ASH SHAFF

62
AL JUMU'AH
63
AL MUNAAFIQUUN

64
AT TAGHAABUN

65
ATH THALAAQ

66
AT TAHRIM
67
AL MULK
68
AL QALAM
KLIK DISINI
69
AL HAAQQAH
70
AL MA'AARIJ
71
NUH
72
AL JIN
73
AL MUZZAMMIL

74
AL MUDDATSTSIR
75
AL QIYAAMAH
76
AL INSAAN
77
AL MURSALAAT
78
AN NABA'

79
AN NAAZI'AAT

80
ABASA
81
AT TAKWIIR
82
AL INFITHAAR
83
AL MUTHAFFIFIN

84
AL INSYIQAAQ
85
AL BURUUJ
86
ATH THAARIQ
87
AL A'LAA
88
AL GHAASYIYAH
89
AL FAJR
90
AL BALAD
91


92
AL LAIL
93
ADH DHUHAA
94
ALAM NASYARH
95
AT TIIN
96


97
AL QADR
98


99
AL ZALZALAH
100
AL AADIYAAT
101
AL QAARI'AH
102
AT TAKAATSUR
103
AL ASHR
104
AL HUMAZAH
105
AL FIIL
106
QURAISY
107
AL MAA'UUN
108
AL KAUTSAR
109
AL KAAFIRUUN
110
AN NASHR
111
AL LAHAB
112
AL IKHLASH
113
AL FALAQ
114
AN NAAS


 Semoga dapat bermanfaat bagi kita semua

Wednesday, December 5, 2012

Hadist Tentang Ujian


HADIST TENTANG UJIAN


Sebagai bekal kesabaran dalam menjalani dan menghadapi berbagai ujian hidup, berikut saya cantumkan sejumlah hadist tentang ujian dan kesabaran. Mudah-mudahan kita bisa memahami makna sebuah ujian.

Sesungguhnya kesedihan, kesakitan, kegundahan, dan berbagai penderitaan lainnya merupakan penghapus berbagai dosa dan maksiat yang pernah kita lakukan.
Berkata Abu Sa’id dan Abu Hurairah r.a., telah bersabda Nabi SAW, “ Seorang muslim yang tertimpa penderitaan, kegundahan, kesedihan, kesakitan, gangguan, dan kerisauan, bahkan hanya terkena duri, semuanya itu merupakan kafarat (penebus) dari dosa-dosanya.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Ujian merupakan perahu yang akan mengantarkan kita pada kebaikan.
Abu Hurairah r.a. berkata, telah bersabda Rasulullah saw., “ Barang siapa yang dikehendaki Allah mendapatkan kebaikan, maka Allah SWT. Akan memberinya cobaan.” (H.R. Bukhari)

Ujian menjadi sarana untuk mendapatkan ridho dan cinta-Nya.
Anas r.a. berkata, Nabi saw. Bersabda, “Sesungguhnya besarnya pahala itu bergantung pada besarnya cobaan. Sesungguhnya apabila Allah Ta’ala itu mencintai suatu kaum, maka ia mencobanya, barang siapa yang rela menerimanya, maka ia pun mendapat keridhoan Allah dan barang siapa yang murka, maka ia pun mendapat murka Allah.” (H.R. Tirmidzi)

Ciri keislaman seseorang telah sempurna apabila ditimpa musibah ia mampu bersabar dan kalau dikarunia nikmat bisa bersyukur.
Berkata Abu Yahya Shuhaib bin Sinan r.a., Rasulullah saw. Bersabda, “Sangat mengherankan keadaan seorang mukmin itu, segala keadaan dianggapnya baik dan hal ini tidak akan terjadi kecuali bagi seorang mukmin. Apabila mendapat kesenangan ia bersyukur maka itu lebih baik baginya, dan apabila ditimpa penderitaan ia bersabar maka itu lebih baik baginya.” (H.R. Muslim)

Merinci Aib Orang Lain



MERINCI AIB ORANG LAIN

Saya mempunyai teman di sekolah namanya A. Lalu datang B, si B meminta pendapat tentang si A yang mau melamarnya. Bolehkah saya menyebutkan apa adanya tentang keburukan-keburukan si A kepada si B ? saya tidak berniat membuka aib A, namun saya berniat ingin menyelamatkan B agar tidak tertipu.

Fatimah binti Qais pernah meminta pernilaian kepada Nabi SAW tentang dua orang laki-laki yang akan melamarnya. Nabi SAW, menjawab : “ Sesungguhnya laki-laki yang pertama sangat miskin dan tidak mempunyai pekerjaan. Sedangkan laki-laki kedua, sering memukul perempuan.”
            Bertolak dari kasus ini cukup jelas bahwa kita tidak dilarang menyebutkan aib orang lain dengan niat supaya tidak timbul korban berikutnya. Kalau kita pernah ditipu oleh A, lalu B bertanya kepada kita tentang perilaku A, tidak berdosa kita berbicara apa adanya tentang penipuan yang pernah dilakukan A. Wallahu Alam